Detail Cantuman Kembali

XML

PENGARUH WAKTU MILLING TERHADAP PEMBENTUKAN NANOPARTIKEL KITOSAN DARI LIMBAH KULIT UDANG WHITELEG SHRIMP (Litopenaeus vannamei)(Karakterisasi Ukuran Partikel dan Zeta Potensial)


ABSTRAK
PENGARUH WAKTU MILLING TERHADAP PEMBENTUKAN NANOPARTIKEL KITOSAN DARI LIMBAH KULIT UDANG WHITELEG SHRIMP (Litopenaeus vannamei)
(Karakterisasi Ukuran Partikel dan Zeta Potensial)
AFRIDA WIAN MAYKUSVITA
20140430003
Pembimbing:
Giftania Wardani Sudjarwo; Mahmiah

Kitosan merupakan polimer yang tersusun dari 2-amino-2-deoksi-P-D-glukosa yang dapat diperoleh dengan cara pengolahan kitin yang didapatkan dari isolasi limbah kulit udang. Pengubahan molekul kitin menjadi kitosan diperoleh dengan cara mengubah gugus asetamida (-NHCOCH3) pada kitin menjadi gugus amina (-NH2) pada kitosan. Proses isolasi kitosan melalui tahap demineralisasi, deproteinasi dan deasetilasi sehingga diperoleh hasil presentase derajat deasetilasi sebesar 88,44% sebagai salah satu parameter bahwa telah terbentuk kitosan. Kitosan sangat berpotensi untuk menjadi bahan baku obat di Indonesia. Namun Kitosan memiliki kekurangan mengenai kelarutan yaitu sangat sukar larut dalam air dan praktis tidak larut dalam pelarut organik. Alternatif yang cukup penting untuk meningkatkan kelarutan kitosan ini salah satunya adalah dengan memperkecil ukuran partikel dengan membentuk nanopartikel kitosan. Sehingga, dalam penelitian ini dilakukan percobaan pembentukan nanopartikel kitosan dengan metode High Energy Milling (HEM) dengan melihat pengaruh lama waktu milling 15, 30, 45, 60 dan 90 menit; dan selanjutnya dilakukan karakterisasi ukuran partikel dengan Particle Size Analyzer (PSA) dan zeta potensial dengan Zetasizer sehingga diperoleh hasil ada pengaruh waktu milling tehadap pembentukan nanopartikel kitosan dari limbah kulit udang Litopenaeus vannamei, semakin lama waktu milling semakin kecil ukuran partikel yang terbentuk dan semakin kecil ukuran partikel diperoleh nilai zeta potensial yang semakin besar. Range ukuran partikel yang diperoleh 166,17 nm – 551,17 nm dan zeta potensial -8,54 mV – 6,13 mV.

Kata kunci : Nanopartikel Kitosan, Litopenaeus vannamei, Milling, Zeta Potensial, PSA (Partikel Size Analizer)

Maykusvita, Afrida Wian - Personal Name
6B.S-Far May p 05-18
6B.S-Far May p 05-18
Text
Indonesia
Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya
2018
Surabaya
xiii, 96p.; ill.; 30cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...